Suku banyak adalah pernyataan matematika yang
melibatkan jumlahan perkalian pangkat dalam satu atau lebih variabel dengan
koefisien. Polinomial memiliki bentuk umum :
f(x)
= anxⁿ+ .... + a2x² + a1x¹ + a₀x⁰
|
Dengan a =
Koefisien x = Variabel, dan a₀x⁰= Konstanta
contoh Polinomial
f(x) = x^2 + x - 3
g(x) = 2x^3 - x^2 + 3
Contoh bukan Polinomial
f(x) = x^1/2 - 3x + 3
g(x) = x^4/5 - 2x^1/2 - 3
METODA PENYELESAIAN
POLINOMIAL
·
METODA SUBSTITUSI
Metode ini sangat sering digunakan dalam menyelesaikan berbagai
fungsi. Metode ini dibilang cukup mudah sebab kita tinggal mengganti nilai “x” dengan
bilangan fungsi yang telah ditentukan. Sebagai contoh :
1.
Tentukan nilai dari
fungsi f(3) dari fungsi f(x) = 2x³ + 3x² – 2x + 3
Pembahasan
Substitusikan
atau ganti nilai “x” dengan angka yang ada di dalam kurung pada fungsi , yaitu
“3”
f(x)
= 2x³ + 3x² – 2x + 3
f(3)
= 2(3)³ + 3(3)²
– 2(3) + 3
f(3)
= 2(27) + 3(9) – 6 + 3
f(3)
= 54 + 27 – 6 + 3
f(3)
= 78
Sehingga didapat
penyelesaian dari f(3) dari fungsi tersebut adalah 78
2.
Tentukan
nilai nilai f(2) dari fungsi f(x) = 2x⁴ + x² – 4x + 6
Pembahasan
Substitusikan nilai “x”
dengan bilangan “2” sehingga :
f(x)
= 2x⁴ + x² – 4x + 6
f(2)
= 2(2)⁴ + (2)² – 4(2) + 6
f(2)
= 2(16) + 4 – 8 + 6
f(2)
= 32 + 4 – 8 + 6
f(2)
= 34
Sehingga didapat
penyelesaian dari f(2) dari fungsi tersebut adalah 34
·
METODA SKEMA / HORNER /
BANGUN / SINTETIK
Metode ini merupakan metode yang bisa dibilang lebih mudah
dibandingkan dengan metode substitusi. Metode ini memudahkan kita untuk
menghitung nilai fungsi yang derajat pangkatnya sangat banyak (lebih dari 5).
Dengan metode ini kita tidak perlu megali dan mempangkatkan nilai fungsi yang
ada.
Keterangan :
k merupakan angka yang ada di dalam kurung pada
sebuah fungsi f(k)
a,b,c,d merupakan koefisien yang
disusun dari pangkat tertinggi dan ak³ + bk² + ck + d merupakan nilai polinomial
Untuk menggunakan metode ini kita harus membuat tabel horner
terlebih dahulu , lalu menyusun koefisien secara berurutan dari pangkat
tertinggi hingga ke pangkat yang terendah. Setelah itu kita bisa mengoperasikan
metode horner.
Contoh Soal
**saya akan mengambil
contoh soal yang sama seperti diatas untuk membuktikan jawabannya”
1. Tentukan nilai dari fungsi f(3)
dari fungsi f(x) = 2x³ + 3x² – 2x + 3
Pembahasan :
·
Buat tabel horner
·
Susun koefisien dari
pangkat tertinggi hingga pangkat terendah (Pangkat nol)
2
|
3
|
-2
|
3
|
|
3
|
6
|
27
|
75
|
|
2
|
9
|
25
|
78
|
Sehingga didapat penyelesaian dari f(3) dari fungsi tersebut adalah 78
2.
Tentukan nilai nilai f(2)
dari fungsi f(x) = 2x⁴ + x² – 4x + 6
Pembahasan :
·
Buat tabel horner
·
Susun koefisien dari
pangkat tertinggi hingga pangkat terendah (Pangkat nol)
·
Meskipun tidak ada x
pangkat tiga disana, bukan berarti koefisien nya diabaikan, tetapi harus
dimasukkan dengan angka nol (0)
2
|
0
|
1
|
-4
|
6
|
|
2
|
4
|
8
|
18
|
28
|
|
2
|
4
|
9
|
14
|
34
|
Sehingga didapat penyelesaian dari f(2) dari fungsi tersebut adalah 34
3. Tentukan nilai nilai f(4)
dari fungsi f(x)= 2x⁵ + x³ - 2x + 4
Pembahasan :
·
Buat tabel horner
·
Susun koefisien dari
pangkat tertinggi hingga pangkat terendah (Pangkat nol)
·
Meskipun tidak ada x
pangkat 4,dan 2 disana, bukan berarti koefisien nya diabaikan, tetapi harus
dimasukkan dengan angka nol (0)
2
|
0
|
1
|
0
|
-2
|
4
|
|
4
|
8
|
32
|
132
|
528
|
2104
|
|
2
|
8
|
33
|
132
|
526
|
2108
|
Sehingga didapat penyelesaian dari f(2) dari fungsi tersebut adalah 2108

Nice
BalasHapusTelah diperiksa
Ahmad Septiadi, M.Pd